Sejak istilah Metaverse semakin populer, muncul satu
pertanyaan besar di dunia teknologi dan sosial digital: apakah Metaverse
akan menggantikan media sosial? Dengan janji pengalaman imersif, avatar 3D,
dan dunia virtual tanpa batas, Metaverse sering digambarkan sebagai evolusi
berikutnya dari internet sosial.
Namun, menggantikan media sosial bukan perkara sederhana.
Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari miliaran
orang—dari komunikasi personal, distribusi informasi, hingga ekonomi kreator.
Artikel ini mengulas secara kritis apakah Metaverse benar-benar akan
menggantikan media sosial, atau justru berjalan berdampingan sebagai bentuk
interaksi digital yang berbeda.
Media Sosial: Fondasi Interaksi Digital Modern
Media sosial seperti Instagram, TikTok, X, dan YouTube
dibangun di atas prinsip akses cepat, konten singkat, dan distribusi masif.
Karakteristik utama media sosial meliputi:
- Interaksi
berbasis feed dan algoritma
- Konsumsi
konten yang cepat dan ringan
- Jangkauan
luas dengan hambatan teknologi rendah
- Model
ekonomi berbasis iklan dan kreator
Menurut Pew Research Center, media sosial masih menjadi
sarana utama komunikasi, hiburan, dan ekspresi diri, terutama bagi generasi
muda.
Metaverse: Evolusi atau Paradigma Baru?
Metaverse menawarkan pengalaman sosial yang jauh lebih
imersif. Alih-alih sekadar melihat konten, pengguna menghadiri ruang
virtual sebagai avatar dan berinteraksi secara real-time. Ciri utama Metaverse
antara lain:
- Dunia
virtual 3D yang persisten
- Interaksi
berbasis kehadiran (presence)
- Identitas
digital melalui avatar
- Integrasi
ekonomi virtual
World Economic Forum menyebut Metaverse sebagai pergeseran
dari scrolling experience ke spatial experience—di mana interaksi
terasa lebih mendekati dunia nyata.
Perbedaan Fundamental Metaverse dan Media Sosial
1. Tingkat Imersi
Media sosial bersifat dua dimensi dan pasif. Metaverse
bersifat imersif dan partisipatif, menuntut perhatian serta keterlibatan lebih
tinggi.
2. Akses & Infrastruktur
Media sosial dapat diakses melalui hampir semua smartphone.
Metaverse membutuhkan perangkat lebih canggih seperti VR headset, koneksi
cepat, dan spesifikasi hardware tertentu.
3. Pola Konsumsi Waktu
Media sosial cocok untuk konsumsi cepat. Metaverse cenderung
digunakan dalam sesi lebih panjang, mirip menghadiri event atau ruang sosial
fisik.
Apakah Metaverse Bisa Menggantikan Media Sosial?
Secara realistis, Metaverse kecil kemungkinan
menggantikan media sosial sepenuhnya dalam waktu dekat. Beberapa faktor
penghambatnya antara lain:
- Hambatan
teknologi dan biaya
- Kelelahan
digital akibat pengalaman imersif
- Preferensi
pengguna terhadap konten singkat
- Tantangan
privasi dan keamanan
Harvard Business Review menekankan bahwa teknologi baru
jarang menggantikan sepenuhnya teknologi lama—lebih sering mereka saling
melengkapi.
Skenario yang Lebih Masuk Akal: Koeksistensi
Alih-alih menggantikan, Metaverse kemungkinan akan:
- Menjadi
extension dari media sosial
- Digunakan
untuk event virtual, komunitas eksklusif, dan pengalaman mendalam
- Mengubah
cara kreator berinteraksi dengan audiens
Media sosial tetap menjadi pintu masuk utama, sementara
Metaverse menjadi ruang interaksi lanjutan.
Dampak bagi Kreator & Brand
Bagi kreator digital dan brand, Metaverse membuka peluang
baru:
- Pengalaman
storytelling yang lebih imersif
- Event
virtual dan komunitas berbasis kehadiran
- Monetisasi
aset dan pengalaman digital
Namun, media sosial tetap relevan untuk distribusi, promosi,
dan akuisisi audiens.
Kesimpulan: Bukan Menggantikan, Tapi Berevolusi
Pertanyaan "apakah Metaverse akan menggantikan media
sosial" sebaiknya diubah menjadi bagaimana Metaverse akan mengubah cara
kita bersosialisasi secara digital. Media sosial dan Metaverse melayani
kebutuhan yang berbeda—yang satu cepat dan masif, yang lain mendalam dan
imersif.
Masa depan interaksi digital kemungkinan besar adalah
ekosistem hibrida, di mana media sosial dan Metaverse saling terhubung dan
saling melengkapi.
Referensi :
- World
Economic Forum – The Metaverse and the Future of Social Connection
https://www.weforum.org/agenda/2022/01/metaverse-social-connection/
- Harvard
Business Review – What the Metaverse Can—and Can’t—Change
https://hbr.org/2022/01/what-the-metaverse-can-and-cant-change
- Pew
Research Center – Social Media Use in 2023
https://www.pewresearch.org/internet/2023/01/05/social-media-use-in-2023/
- MIT
Technology Review – The Metaverse, Explained
https://www.technologyreview.com/2022/02/10/1044949/metaverse-explained/
- McKinsey
– Value Creation in the Metaverse
https://www.mckinsey.com/capabilities/growth-marketing-and-sales/our-insights/value-creation-in-the-metaverse